REPRESENTASI TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL KARYA PENGARAMG ASAL JAWA BARAT SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL
Keywords:
Representasi tokoh Perempuan, Novel Jawa Barat, Pendidikan Karakter, Kearifan Lokal, Silih asih, Silih Asah, Silih Asuh.Abstract
Pengajaran apresiasi sastra memiliki peran penting dalam dunia pendidikan di Indonesia. Sebagai bagian dari kurikulum, apresiasi sastra tidak hanya menjadi sarana untuk mencapai tujuan pendidikan, tetapi juga memengaruhi pembentukan kepribadian siswa. Karya sastra, sebagai ekspresi kreatif yang berakar pada realitas kehidupan, berfungsi sebagai cerminan nyata yang menumbuhkan sifat sosial pada diri manusia. Oleh karena itu, melalui karya sastra, siswa diajak untuk memahami kehidupan dan mengembangkan karakter mereka. Karya sastra, khususnya novel, dianggap sebagai media yang efektif untuk membentuk karakter pembaca karena menyajikan cerminan kehidupan yang sarat akan nilai-nilai. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan interdisipliner antara pendidikan, sastra, dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh-tokoh perempuan dalam novel-novel tersebut merepresentasikan nilai, peran, dan karakter yang kompleks dalam masyarakat Sunda. Temuan ini menegaskan bahwa novel-novel tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran yang kaya akan nilai-nilai moral. Representasi tokoh perempuan yang mencerminkan kearifan lokal ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan karakter di sekolah untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter kuat, beretika, dan bangga akan budaya lokalnya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JESA - Jurnal Edukasi Sebelas April

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/






