PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DRILL TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA PUTRA KELAS V SD NEGERI KARANG LAYUNG TAHUN PELAJARAN 2024/2025
Keywords:
Metode Drill, Passing, Sepak BolaAbstract
Banyak hal yang dapat mempengaruhi kualitas hasil belajar passing dalam permainan sepak bola, di antaranya metode pembelajaran yang digunakan seorang guru. Metode pembelajaran yang digunakan harus mampu membuat siswa lebih kritis dalam berfikir dan lebih aktif dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran tidak selalu berpusat kepada guru namun pembelajaran harus lebih berpusat kepada siswa. Dalam upaya meningkatkan kualitas hasil belajar siswa perlu adanya alternatif perbaikan, salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan metode drill. Adapun tujuan dalam penelitian ini difokuskan untuk mengetahui pengaruh metode drill terhadap hasil belajar passing dalam permainan sepak bola dan mengetahui besarnya pengaruh metode drill terhadap hasil belajar passing dalam permainan sepak bola pada siswa kelas V SD Negeri Karang Layung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen sebagai cara untuk memecahkan masalah, dan mencari jawaban atas hipotesis yang diajukan. Instrumen yang digunakan melalui tes passing dalam permainan sepak bola. Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah siswa kelas V SD Negeri Karang Layung yang berjumlah 20. Penulis menggunakan 20 sampel dimana teknik pengambilan sampel menggunakan proporsi. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan statistik terhadap data-data yang diperoleh dalam penelitian ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa: (1) Metode drill memiliki pengaruh terhadap hasil belajar passing. Dari nilai rata-rata tes awal yaitu 8,9 dan tes akhir yaitu 11,7, Maka selisih antara tes awal dan tes akhir cukup signifikan. (2) Besarnya pengaruh metode drill terhadap hasil belajar passing adalah dengan uji peningkatan, ternyata nilai thitung=15,300 lebih besar dari ttabel pada tingkat kepercayaan atau signifikansi taraf nyata (α)= 0,05 dengan db (n-1)= 19 berada di daerah penolakan hipotesis yang > ttabel =2,093. Dengan demikian, nila peningkatan hasil belajar passing bawah dalam permainan sepak bola pasa siswa kelas V SD Negeri Karang Layung sangat berarti (signifikan). Oleh karena itu, penulis menyarankan untuk menggunakan metode drill sebagai alat dalam pembelajaran passing dalam permainan sepak bola.






