PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN WISATA SAMALENGOH DI DESA GUNTURMEKAR KECAMATAN TANJUNGKERTA KABUPATEN SUMEDANG

Authors

  • Yuyun Sopiani Nurjanah Universitas Sebelas April

Keywords:

Village Tourism, Ecoturism, Samalengoh, Community Empowerment

Abstract

The development of village tourism has become a crucial strategy in improving the welfare of local communities. This study aims to analyze the role of the Gunturmekar Village Government in the development of Samalengoh tourism, located in Tanjungkerta Subdistrict, Sumedang Regency. This research employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The focus of the study includes the facilitative, educative, representational, and technical roles carried out by the village government. The findings indicate that the Gunturmekar Village Government plays a significant role in providing basic infrastructure, establishing and mentoring the Tourism Awareness Group (Pokdarwis), and conducting training for the community in tourism management. The government also contributes to tourism promotion and establishes external collaborations with various stakeholders. Challenges identified include budget limitations, suboptimal community participation, and difficulties in attracting investors. In conclusion, the village government's role in each of these dimensions greatly influences the success of Samalengoh tourism development. The implication of this research highlights the need to strengthen collaboration among the village government, local communities, and external partners. It recommends strategies to enhance community capacity and participation, as well as optimize budgetary support to ensure the sustainability of village tourism development.

References

Abdullah (2015). Teori dan Praktik Pemerintahan dan Otonomi Daerah. Jakarta: Grasindo.

Adiwilaga et al. (2024) – Strategi Pemerintah Desa Meningkatkan Perekonomian Desa Wisata Pasirmulya, Jurnal Noken

Alfianto (2021) – Peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan Desa Wisata di Pakuncen, Paradigma, UNESA

Amirudin, A. (2018). Inovasi peran pemerintah desa dalam kebijakan pariwisata di Kota Batu. JPSI: Journal of Public Sector Innovations, 2(1), 26–32. https://doi.org/10.26740/jpsi.v2n1.p26-32

Arsyad, I. (2010). Ekonomi Pembangunan. UPP STIM, Yogyakarta.

Arwanto, Setyawan dan Widiyarta. (2020). Strategi City Branding Kota Surabaya Sparkling Surabaya dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan. Ilmu dministrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia. Perspektif, 9 (2) (2020): 322-328.

Basri, F., & Munandar, H. (2010). Ekonomi Pembangunan Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Daryanto, & Setyobudi, I. (2018). Pemasaran Strategik: Konsep dan Implementasi. Yogyakarta: Gava Media.

Effendi, B. (2002). Pembangunan Daerah Otonomi Berkeadilan. Yogyakarta: Uhaindo dan Offset.

Fathoni, A., & Sofyan, R. (2016). Pemberdayaan Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam untuk Wisata Alam di Jawa Barat. Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Pariwisata, 5(3), 153-167.

Febriandhika, I., & Kurniawan, T. (2019). Membingkai konsep pariwisata yang berkelanjutan melalui community-based tourism: Sebuah review literatur. JPSI: Journal of Public Sector Innovations, 3(2), 50–56. https://doi.org/10.26740/jpsi.v3n2.p50-56

Firdaus, M., & Rahman, A. (2019). Strategi Pengembangan Desa Wisata Samalengoh: Analisis Faktor Pendorong dan Penghambat. Jurnal Pariwisata Indonesia, 8(1), 77-91.

Fitriyani, (2022). Peran pemerintah dalam meningkatkan ekonomi desa wisata. Tesis UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Gautama, et al. (2020). Pengembangan Desa Wisata melalui Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Bernas.

Haris, M., & Usman, A. (2018). Dinamika Pengembangan Desa Wisata Samalengoh dan Faktor-Faktor Penunjangnya. Jurnal Pariwisata Indonesia, 7(4), 102-118.

Hesti, P. (2015). Faktor Eksternal Dan Internal Dalam Pengembangan Daya Tarik Wisata Taman Buah Kusuma Agrowisata Kabupaten Batu Malang. Khasanah Ilmu: Jurnal Pariwisata Dan Budaya.

Iswanti, & Zulkarnaini. (2022). Peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan Objek Wisata Pulau Tilan. Jurnal Publika.

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. (2025). Desa Wisata Samalengohcamp. Jejaring Desa Wisata. https://jadesta.kemenpar.go.id/desa/samalengohcamp

Kuncoro, M. (2004) Otonomi dan Pembangunan Daerah: Reformasi, Perencanaan, Strategi, Dan Peluang. Jakarta, Erlangga.

Kusnadi, A. (2018). Pembangunan Desa dan Pariwisata: Kolaborasi antara Pemerintah dan Masyarakat. Yogyakarta: Media Pressindo.

Laru, F. H. U., & Suprojo, A. (2019). Peran pemerintah desa dalam pengembangan badan usaha milik desa (BUMDes). Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP), 8(4), 367-371. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fisip/article/view/2017/1467

Marliani, (2023). Peran Pemerintah Dalam Manajemen Strategi Pengelolaan Desa Wisata di Daerah Kepulauan. Jurnal Archipelago.

Mijang et al. (2022). Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Wisata di Desa Liang Ndara. Jurnal Edusocius.

Mukti, F. (2020). Peran Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Lokal. Bandung: Penerbit Pustaka Setia.

Muluk, K. (2009). Desentralisasi Pemerintah dan Daerah. Malang: Bayu.

Mulyati, & Supardal. (2023). Upaya Pemerintah Desa dalam Pengembangan Ekonomi Lokal melalui Desa Wisata. Jurnal JIM.

Muzakki, A. (2015). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Pariwisata Desa. Jakarta: LP3S.

Pasolong, H. (2014). Teori Administrasi Publik. Bandung: CV. Alfabeta.

Peter dan Olson (2005). Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran. Jakarta: Selambe Empat.

Prabowo, H. (2019). Manajemen Pengembangan Desa Wisata: Teori dan Aplikasi Praktis di Indonesia. Surabaya: Penerbit Ilmu.

Prasetyo, D., & Widodo, B. (2020). Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan Pariwisata di Desa Gunturmekar: Studi Kasus di Kabupaten Sumedang. Jurnal Administrasi Negara, 12(3), 155-172.

Purnama, S., & Suryadi, H. (2020). Strategi Pemerintah Desa dalam Mengembangkan Potensi Wisata Alam di Wilayah Perdesaan: Studi Kasus di Desa Cikadu, Jawa Barat. Jurnal Pengembangan Wilayah dan Kebijakan, 10(4), 235-247.

Rahman, A. & Sumarni, N. (2017). Pengembangan Pariwisata Desa di Indonesia: Pendekatan Berbasis Komunitas. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Rahmat, M. I. R. (2020). Kolaborasi quadruple helix dalam menciptakan inovasi konsep wisata edukasi Kampung Nanas di Desa Palaan. JPSI: Journal of Public Sector Innovations, 4(2), 68–74. https://doi.org/10.26740/jpsi.v4n2.p68-74

Sastrawan, A. S. (2016). Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Desa-Desa Wisata. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Serdamayanti. (2014). Ilmu Administrasi Negara. Administrasi Negara, 134

Setiawan, (2023). Analisis Peran Pemerintah Desa Pulau Baguk melalui BUMDes. Tesis UIN Ar Raniry.

Setiawan, E. (2018). Budaya Organisasi Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 2(1), 9. https://doi.org/10.24198/jmpp.v2i1.20099

Sintiya, W. (2021). Peran Pemerintahan Desa dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Melalui Pengembangan Potensi Objek Wisata Gunung Gelung di Desa Baginda Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang. Repository FISIP UNSAP, 21(1). https://repository.unsap.ac.id/index.php/fisipunsap/article/view/119/127

Sopyan et al. (2023). Peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan Objek Wisata Pasir Bentang. Jurnal Mutiara.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujai, M. (2016). Kajian Ekonomi dan Keuangan. Strategi Pemerintah Indonesia Dalam Menarik Kunjungan Turis Mancanegara. Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan, Vol 20, No. 1.

Sukarno, D. (2013). Pengantar Ilmu Administrasi. Bandung: LP3AN.

Sutrisno, E. (2018). Pembangunan Desa dan Kemandirian Masyarakat: Konsep dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta.

Syaifudin, M. Y., & Ma'ruf, M. F. (2022). Peran pemerintah Desa dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat melalui Desa wisata (studi Di Desa Jurug Kabupaten Ponorogo). Publika, 365-380. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/publika/article/view/44661

Taufik, M., & Fauzan, M. (2021). Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Gunturmekar dan Tantangan yang Dihadapi. Jurnal Kebijakan dan Perencanaan Pariwisata, 8(2), 97-112.

Todaro (2003). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Jakarta: Erlangga.

Wahidah, I., Eryanti, D., & Haikal, M. A. (2025). Revitalisasi Kelembagaan BUMDes Melalui Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Penguatan Ekonomi di Desa Gunturmekar Kabupaten Sumedang: Institutional Revitalization of Village-Owned Enterprises Through Community Empowerment in Efforts to Strengthen the Economy in Gunturmekar Village, Sumedang Regency. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 10(4), 1009-1011.

Wicaksono, K. W. (2015). Akuntabilitas Organisasi Sektor Publik. JKAP (Jurnal Kebijakan Dan Administrasi Publik).

Widiatmaka, D. (2015). Ekonomi Pariwisata Desa: Potensi dan Tantangannya di Indonesia. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Wulandari, I., & Sari, M. M. K. (2022). Mekanisme partisipasi masyarakat dalam implementasi kebijakan Desa Wisata Setigi di Desa Sekapuk Kabupaten Gresik. Journal of Civics and Moral Studies, 7(1), 16–29. https://doi.org/10.26740/jcms.v7n1.p16-29

Yuniar, F., & Susilo, B. (2019). Evaluasi Peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Desa Wisata Samalengoh, Sumedang. Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Pariwisata, 6(2), 55-68.

Zulkarnaini, & Iswanti. (2022). Peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan Objek Wisata Pulau Tilan. Jurnal Publika.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Nurjanah, Y. S. (2026). PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN WISATA SAMALENGOH DI DESA GUNTURMEKAR KECAMATAN TANJUNGKERTA KABUPATEN SUMEDANG. JRPA - Journal of Regional Public Administration, 11(1), 64–73. Retrieved from https://ejournal.unsap.ac.id/index.php/jrpa/article/view/1968