MODAL SOSIAL SEBAGAI BASIS KETAHANAN EKONOMI LOKAL PELAKU USAHA INDUSTRI BATU BATA MERAH DI TENGAH KETERBATASAN DUKUNGAN KELEMBAGAAN DESA: STUDI KASUS DESA PENGADANGAN, LOMBOK TIMUR
Keywords:
Industri Bata Merah, Ketahanan Ekonomi Lokal, Modal Sosial, WirausahaAbstract
Industri bata merah di Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur menghadapi berbagai tantangan, termasuk dukungan institusional desa yang terbatas yang berdampak pada ketahanan ekonomi para pengusaha. Dalam kondisi ini, modal sosial menjadi sumber daya vital yang dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan ekonomi lokal para pengusaha tersebut. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran modal sosial sebagai dasar ketahanan ekonomi lokal para pengusaha industri bata merah di tengah keterbatasan dukungan institusional desa. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan para pengusaha industri bata merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial, yang tercermin dalam jaringan sosial, kepercayaan, dan norma sosial, memainkan peran penting dalam mendukung ketahanan ekonomi wirausaha dengan memperkuat kerja sama, solidaritas, dan mekanisme adaptasi kolektif. Temuan ini menegaskan bahwa modal sosial berfungsi sebagai landasan ketahanan ekonomi lokal dalam menghadapi keterbatasan dukungan institusional desa.