TATA KELOLA DATA KELEMBAGAAN DI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN SUMEDANG
Keywords:
Governance, Good Governance, Tata Kelola KelembagaanAbstract
Pemerintahan data institusional desa memainkan peran penting dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pembangunan desa. Namun, dalam praktiknya, pengelolaan data institusional desa masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya integrasi data antar sektor, sistem informasi yang terbatas, dan ketidakmerataan kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemerintahan data institusional desa di Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka analitis penelitian ini didasarkan pada lima dimensi tata kelola data, yaitu prinsip data, kualitas data, metadata, akses data, dan siklus hidup data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola data institusional desa di Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumedang dapat dianggap cukup efektif. Hal ini ditunjukkan oleh adanya kebijakan dan pedoman formal, kualitas data yang relatif baik, serta prosedur yang telah ditetapkan untuk akses dan pengelolaan data. Namun, beberapa tantangan masih ada, termasuk ketidaksesuaian data antar sektor, pengelolaan metadata yang kurang optimal, integrasi sistem yang terbatas, dan ketergantungan pada pengolahan data secara manual. Oleh karena itu, memperkuat integrasi sistem, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat koordinasi dan pengawasan diperlukan untuk meningkatkan tata kelola data institusional di tingkat desa.