TRANSFORMASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS DIGITALISASI MELALUI E-GOVERNMENT: STRATEGI PENINGKATAN EFEKTIVITAS, TRANSPARANSI, DAN KEPUASAN MASYARAKAT DI ERA SOCIETY 5.0
Keywords:
Transformasi Pelayanan Publik, Digitalisasi, E-Government, Efektivitas, Transparansi, Kepuasan Masyarakat, Society 5.0Abstract
Transformasi pelayanan publik berbasis digitalisasi melalui e-government menjadi agenda strategis dalam reformasi birokrasi untuk menjawab tuntutan masyarakat yang menghendaki pelayanan cepat, transparan, akuntabel, serta mudah diakses. Di era Society 5.0, pemerintah dituntut tidak hanya mengadopsi teknologi digital, tetapi juga mampu mengintegrasikan inovasi pelayanan publik dengan kebutuhan warga secara adaptif dan inklusif. Artikel ini bertujuan menganalisis strategi transformasi pelayanan publik melalui penerapan e-government dalam meningkatkan efektivitas pelayanan, transparansi tata kelola, serta kepuasan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dengan menelaah berbagai hasil penelitian terkait digitalisasi birokrasi, inovasi pelayanan publik, serta implementasi aplikasi layanan berbasis digital di tingkat pemerintah daerah. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi pelayanan publik melalui e-government mampu meningkatkan efisiensi proses administrasi, mempercepat alur layanan, memperluas akses masyarakat, serta memperkuat transparansi melalui sistem informasi berbasis teknologi. Selain itu, inovasi digital seperti aplikasi layanan kependudukan, perizinan online, dan pelayanan terpadu terbukti mendorong peningkatan kepuasan masyarakat karena meminimalkan prosedur birokrasi yang berbelit. Namun demikian, transformasi digital masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital aparatur dan masyarakat, ketimpangan infrastruktur teknologi, serta rendahnya sosialisasi sistem layanan digital. Dengan demikian, strategi peningkatan efektivitas dan kepuasan masyarakat dalam pelayanan publik berbasis e-government perlu didukung oleh penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan infrastruktur digital yang merata, serta kebijakan inovasi yang responsif terhadap dinamika masyarakat di era Society 5.0.