KOMUNITAS DAN ADVOKASI DALAM PENGEMBANGAN SEKOLAH INKLUSIF
Keywords:
Inclusive education, community, advocacy, inclusive school, studenAbstract
Pendidikan inklusif merupakan sistem pendidikan yang memberikan kesempatan belajar yang sama kepada seluruh peserta didik tanpa membedakan kondisi fisik, intelektual, sosial, emosional, maupun latar belakang lainnya. Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan inklusif tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan komunitas dan advokasi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran komunitas dan advokasi dalam pengembangan sekolah inklusif melalui kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan berbagai referensi berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunitas memiliki peran penting dalam membangun kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, meningkatkan kesadaran terhadap keberagaman, serta mengurangi stigma terhadap peserta didik berkebutuhan khusus. Sementara itu, advokasi berperan dalam memperjuangkan hak-hak peserta didik agar memperoleh layanan pendidikan yang adil dan setara melalui advokasi individu, kelompok, maupun kebijakan. Berbagai tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya partisipasi masyarakat masih menjadi hambatan dalam implementasi pendidikan inklusif. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan sekolah inklusif yang berkualitas.
References
Ainscow, M. (2005). Developing Inclusive Education Systems. Journal of Educational Change, 6(2), 123-140.
Arriani, F., Agustiawati, A., Rizki, A., Widiyanti, R., Wibowo, S., Herawati, F., & Tulalessy, C. (2022). Panduan pelaksanaan pendidikan inklusif. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Baroroh, E., & Rukiyati. (2022). Pandangan guru dan orang tua tentang pendidikan inklusif di taman kanak-kanak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 3944–3952. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2510
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pelaksanaan pendidikan inklusif. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kustawan. (2023). Pendidikan inklusif dan implementasinya di Indonesia. Jakarta: Luxima Metro Media.
Rahmi, F. N., & Wijayanti, S. (2025). Strategi Advokasi Public Relations dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Inklusif di Wilayah Rural. Jurnal Audiens, 6(3), 555-568.
UNESCO. (2009). Policy Guidelines on Inclusion in Education. Paris: UNESCO.
UNESCO. (2017). A Guide for Ensuring Inclusion and Equity in Education. Paris: UNESCO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sebelas April Elementary Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






