TINDAK TUTUR ILOKUSI SISWA LAKI-LAKI PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Keywords:
Tindak tutur ilokusi, bentuk tuturan, fungsi turutan, siswa laki-laki, pembelajaran bahasa IndonesiaAbstract
Kemampuan berkomunikasi verbal merupakan aspek penting dalam pembelajaran, terutama dalam interaksi kelas yang mendukung pemahaman dan partisipasi siswa. Namun, fenomena kurang aktifnya siswa laki-laki dalam menyampaikan pendapat pada mata pelajaran Bahasa Indonesia menjadi perhatian khusus. Rendahnya partisipasi verbal ini dapat mencerminkan hambatan dalam proses belajar yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi verbal siswa laki-laki kelas XI di SMK Negeri Situraja. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik rekam, catat, dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan 43 tuturan yang terdiri dari 21 representatif (Asertif), 8 direktif, 2 komisif, dan 12 ekspresif. Fungsi tuturan terbagi menjadi 6 kompetitif, 11 konvivial, 11 kolaboratif, dan 15 konfliktif. Faktor internal seperti kurang percaya diri dan motivasi belajar, serta faktor eksternal seperti metode pengajaran dan suasana kelas, turut memengaruhi keaktifan siswa. Manfaat penelitian ini adalah memberikan wawasan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih komunikatif dan mendorong keterlibatan siswa secara aktif di kelas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dedi Irawan, Mely Sulastri, Mamay Sutiamah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






