ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM NOVEL THE STORY OF JANETA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA
Keywords:
alih kode, campur kode, novel, sosiolinguistik, bahan ajar Bahasa IndonesiaAbstract
Fenomena bilingualisme dalam masyarakat Indonesia tidak hanya hadir dalam komunikasi lisan, tetapi juga terepresentasi dalam karya sastra populer. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud alih kode dan campur kode dalam novel The Story of Janeta karya Sheisray, mengidentifikasi fungsi penggunaannya, serta menelaah relevansinya sebagai alternatif bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Data berupa kata, frasa, klausa, dan tuturan tokoh yang mengandung alih kode serta campur kode. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat dengan instrumen kartu data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 200 data, terdiri atas 12 data alih kode dan 188 data campur kode. Alih kode ekstern dan campur kode ekstern lebih dominan dibandingkan bentuk intern. Campur kode berbentuk kata merupakan temuan terbanyak, diikuti frasa dan klausa. Fungsi alih kode dan campur kode meliputi penegasan maksud, penanda identitas sosial, pembangun keakraban, ekspresi emosi, penyesuaian topik pembicaraan, dan kebutuhan kosakata. Temuan ini relevan dijadikan alternatif bahan ajar karena membantu peserta didik memahami variasi bahasa, konteks penggunaan bahasa, dan sikap berbahasa yang tepat dalam teks fiksi maupun nonfiksi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Reti Putri Cahyati, Dadang Gunadi, E. Sulyati, Mamay Sutiamah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






