NILAI KEHIDUPAN DALAM KUMPULAN CERPEN DARI DEIDA HINGGA SERIBU HARI DALAM PANDEMI SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA
Keywords:
cerpen, nilai kehidupan, apresiasi sastra, bahan ajar, pendidikan karakterAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan karya sastra sebagai media internalisasi nilai kehidupan dan penguatan karakter peserta didik. Kumpulan cerpen Dari Deida hingga Seribu Hari dalam Pandemi karya D. Andana, T. Mujizat, dkk. memuat pengalaman religius, moral, sosial, budaya, dan didaktis yang relevan dengan pembelajaran apresiasi sastra di SMA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan unsur pembangun cerpen, mengidentifikasi nilai-nilai kehidupan, menjelaskan keterkaitan nilai kehidupan dengan unsur pembangun, serta merumuskan relevansinya sebagai bahan ajar apresiasi sastra. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik baca, simak, catat, dan analisis isi. Data berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan peristiwa naratif yang mengandung nilai kehidupan dalam lima belas cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur pembangun yang menonjol meliputi tokoh, alur, latar, tema, dan sudut pandang. Ditemukan 108 data nilai kehidupan yang terdiri atas nilai agama 28 data, nilai moral 27 data, nilai sosial 19 data, nilai didaktis 22 data, dan nilai budaya 12 data. Nilai-nilai tersebut terutama hadir melalui tindakan tokoh, konflik batin, dialog, serta latar domestik, religius, dan pedesaan. Kumpulan cerpen ini layak dijadikan bahan ajar apresiasi sastra di SMA karena sesuai dengan tujuan pembelajaran sastra, mendukung pembentukan karakter, dan dapat diimplementasikan melalui pembelajaran berbasis proyek
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agus Jaja Wihana, Kuswara, Anto Irianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






