KESANTUNAN BERBAHASA DALAM SINIAR “CANTIK + PINTAR + PRESTASI = XAVIERA” PADA KANAL YOUTUBE RADITYA DIKA
Keywords:
kesantunan berbahasa, pragmatic, prinsip Leech, siniar YouTube, komunikasi digitalAbstract
Perkembangan siniar di YouTube menghadirkan ruang komunikasi digital yang bersifat spontan, informal, dan terbuka. Dalam konteks tersebut, kesantunan berbahasa menjadi penting karena tuturan figur publik tidak hanya membangun relasi antarpembicara, tetapi juga dapat memengaruhi persepsi audiens. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa pada siniar “Cantik + Pintar + Prestasi = Xaviera” dalam kanal YouTube Raditya Dika. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kerangka pragmatik, khususnya prinsip kesantunan Leech yang meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, permufakatan, dan kesimpatian. Data berupa tuturan Raditya Dika dan Xaviera yang diperoleh melalui teknik simak, transkripsi, pencatatan, klasifikasi, dan interpretasi kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 53 tuturan yang relevan, terdiri atas 44 tuturan pematuhan dan sembilan tuturan pelanggaran prinsip kesantunan. Pematuhan paling dominan terdapat pada maksim penghargaan, sedangkan pelanggaran paling banyak ditemukan pada maksim kebijaksanaan. Temuan ini menunjukkan bahwa percakapan siniar cenderung membangun suasana akrab, suportif, dan apresiatif, sementara pelanggaran kesantunan lebih banyak muncul dalam bentuk humor, respons minimal, atau tuturan spontan yang perlu dipahami berdasarkan konteks komunikasi digital. Hasil penelitian ini berkontribusi pada kajian pragmatik digital dan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi teks percakapan, diskusi, wawancara, dan etika berbahasa di ruang digital.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sheviani Taniasari, Achyar Effendi, Avini Martini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






